Kamis, 17 Maret 2016

Bisnis Kuliner Dengan Mobil Keliling

Bisnis Kuliner Dengan Mobil Keliling

Bisnis Kuliner Dengan Mobil Keliling
Bisnis Kuliner Dengan Mobil Keliling
Bisnis kuliner dengan mobil keliling, merupakan salah satu bisnis yang unik dan menarik. Selain menjadi ajang untuk menarik minat konsumen, bisnis menggunakan mobil keliling juga meringankan biaya operasional bisnis tersebut. Dengan menggunakan mobil keliling, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk meyewa tempat. Maka tak heran jika saat ini banyak pelaku bisnis kuliner yang memilih strategi ini, untuk menjalankan bisnisnya.
Bisnis kuliner dengan mobil keliling juga diminati oleh anak muda dan biasa dijadikan sebagai tempat tongkrongan. Makanan yang disajikan seperti makanan ringan dan aneka minuman. Harga yang ditawarkan juga terjangkau. Konsep yang ditawarkan harus semenarik mungkin agar tidak kalah dengan cafe dan resto yang terkenal. Maraknya jumlah vendor makanan mobil keliling ini adalah peluang usaha baru yang masih akan terus berkembang seiring dengan tren gaya hidup masyarakat. Sebab, selain menyajikan makanan yang unik, masyarakat juga tertarik karena ingin merasakan pengalaman baru berbelanja makanan yang disajikan koki-koki di atas truk.
Target pasar bisnis kuliner adalah semua orang, karena semua orang membutuhkan makan. Anda juga dapat menentukan konsumen Anda sesuai dengan keberadaan mobil keliling Anda. Misalnya saja di lingkungan kampus, sekolah – sekolah, pusat keramaian seperti pasar dan tempat hiburan. Sehingga Anda dapat menjangkau konsumen dari berbagai kalangan masyarakat.
Masih sedikitnya pemain di bisnis ini adalah peluang usaha baru bagi Anda yang ingin mencoba berjualan makanan di mobil. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bisnis dengan konsep mobil keliling  ini berjalan lancar. Pertama, soal perizinan. Kendaraan yang Anda gunakan untuk berjualan memerlukan surat perizinan sesuai ketentuan yang berlaku dari pemerintah.
Kedua, jika Anda ingin berjualan makanan, pilihlah jenis makanan yang unik dan berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.  Konsumen biasanya berminat pada hal-hal baru dan menu baru. Tapi, jika Anda merasa sangat kuat dalam menyajikan makanan tradisional, tidak ada salahnya mencoba karena pembeli juga menyukai rasa khas dari sebuah makanan.

Ketiga soal pemilihan lokasi. Mobil makanan keliling biasanya sangat fleksibel. Anda bebas memilih tempat berjualan di mana pun sepanjang tidak mengganggu lalu lintas umum dan sesuai izin yang diberlakukan. Dan, yang tak kalah penting adalah konsep yang akan diusung memiliki keunggulan dan berbeda dari yang lain. Misalnya Anda berjualan burger. Coba cari konsep burger yang unik, misalnya dengan rasa khas Indonesia, seperti burger rasa rendang, dan kemudian hias mobil dengan dandanan model rumah khas Padang sehingga menarik perhatian.


Keempat, soal kebersihan. Faktor higienitas perlu Anda perhatikan agar konsumen tak ragu memilih makanan Anda. Sediakan bak sampah untuk menampung kotoran bekas kemasan makanan serta sisa-sisa makanan. Selain itu, meski berada di jalanan, usahakan melayani pelanggan dengan tampilan yang bersih dan ramah. Pandangan pertama soal tampilan dan kebersihan ini bisa menentukan seseorang berselera atau tidak untuk membeli makanan “jalanan” Anda.

0 komentar:

Posting Komentar